Asesmen Lapangan THK Awards & Accreditation, Upaya Menjaga Pariwisata Berkelanjutan

Jumat, 05 September 2025 / Blogs

Legian – The Stones Hotel Legian Bali menjadi tempat pelaksanaan Asesmen Lapangan Tri Hita Karana (THK) Awards & Accreditation yang digelar pada Rabu, 3 September 2025. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya penting dalam menjaga keberlanjutan pariwisata berbasis budaya Bali melalui penerapan filosofi Tri Hita Karana yang berlandaskan tiga dimensi harmonisasi, yaitu Parahyangan (hubungan manusia dengan Tuhan), Pawongan (hubungan antarsesama manusia), dan Palemahan (hubungan manusia dengan lingkungan).

Asesmen dilakukan oleh tim asesor dari Yayasan Tri Hita Karana, yaitu Dra. Ida Ayu Andikawati Manuaba, MM., asesor bidang Parahyangan, Prof. Dr. I Nengah Laba, asesor bidang Pawongan, dan Drs. I Ketut Sundra, M.Si., asesor bidang Palemahan.

Kehadiran asesor disambut langsung oleh Deddy Sasmita, General Manager The Stones Hotel Legian Bali, bersama Ni Wayan Linda Oktari Dewi, Assistant Director of Human Resources sekaligus Ketua Tim THK Hotel sekaligus ketua tim bidang pawongan yang didampingi Ida Bagus Dalem Santika, selaku ketua tim bidang parahyangan dan Gede Hendrawan, selaku ketua tim bidang palemahan

Rangkaian kegiatan diawali dengan presentasi mengenai program Tri Hita Karana yang telah dijalankan di lingkungan hotel, kemudian dilanjutkan dengan verifikasi dokumen dan kunjungan lapangan (site visit) untuk meninjau implementasi secara langsung penerapan standar THK di lingkungan hotel.

Ketua Yayasan Tri Hita Karana, Ir. I Gusti Ngurah Wisnu Wardana, menegaskan bahwa program THK Awards & Accreditation bertujuan untuk memperluas penerapan nilai-nilai THK dalam industri pariwisata dan perhotelan di Bali. “Upaya ini menjadi kunci menjaga keberlanjutan pariwisata yang berakar pada budaya lokal dan kearifan Bali,” ujarnya.

General Manager, Deddy Sasmita menyampaikan rasa syukur atas kerja keras tim internal dalam menyukseskan asesmen ini. “Program THK Awards & Accreditation bukan hanya tolok ukur keberlanjutan, tetapi juga sarana bagi hotel untuk terus menjaga identitas budaya Bali di tengah persaingan global. Kami bangga dapat berkontribusi dan berkomitmen menjaga kelestarian kearifan lokal dalam setiap layanan kami,” ungkapnya di sela-sela asesmen lapangan.

Linda Oktari Dewi menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi refleksi penting bagi The Stones Hotel. “Asesmen ini membantu kami memperkuat integrasi nilai-nilai THK dalam budaya kerja sehari-hari. Komitmen kami bukan sekadar memenuhi standar, melainkan menghadirkan praktik sustainable tourism yang nyata,” jelasnya.

Tim asesor memberikan apresiasi atas capaian The Stones Hotel. Ketut Sundra, menekankan bahwa implementasi Palemahan yang dilakukan hotel menunjukkan keseriusan dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

Sementara itu, Ida Ayu Andikawati, menyoroti aspek Parahyangan. “Kami melihat adanya konsistensi dalam menghormati nilai spiritual dan tradisi lokal Bali. Hal ini membuktikan bahwa pariwisata berkelanjutan tidak dapat dilepaskan dari akar budaya dan religiusitas masyarakat,” tuturnya.

Sebagai koordinator tim asesor, Laba menambahkan bahwa hasil asesmen menunjukkan tren peningkatan yang sangat positif. “The Stones Hotel telah memenuhi seluruh indikator asesmen dengan baik. Ini menjadi bukti bahwa konsep Tri Hita Karana dapat berjalan beriringan dengan perkembangan industri perhotelan modern,” ujarnya saat penutupan kegiatan.

Dengan hasil asesmen yang menggembirakan, The Stones Hotel Legian Bali semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu hotel yang berkomitmen pada praktik pariwisata berkelanjutan. Pelaksanaan THK Awards & Accreditation di hotel ini juga memperkuat citra Bali sebagai destinasi wisata dunia yang mengedepankan harmoni budaya, manusia, dan lingkungan.


Website Resmi Pasraman

PPPI (Perkumpulan Pendidik Pasraman Indonesia) didirikan secara legal formal yaitu : 1) Akta Notaris No 13 Tanggal 03 Maret 2021, 2) Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No.AHU-0009535.AH.01.07. TAHUN 2021 (Tentang Pengesahan Pendirian Perkumpulan Pendidik Pasraman Indonesia), 3) Tanda Daftar PPPI No. 1753/DJ.VI/BA.00/1/2022 dan NPWP 65.185.009.1-435.000 Website Resmi Pasraman.

Keanggotaan PPPI (Perkumpulan Pendidik Pasraman Indonesia) bersifat Nasional yang terdiri dari Pasraman Hindu seluruh Indonesia yang terdaftar beserta Tenaga Pendidik (Acarya).

Anggota PPPI dapat berasal dari berbagai profesi seperti Seniman, Mahasiswa, Dosen, Guru Agama Hindu yang terdaftar dalam Pasraman Hindu dan juga para Pendidik (Acarya) Pasraman Hindu.

Yang dapat menjadi anggota PPPI (Perkumpulan Pendidik Pasraman Indonesia) adalah sebagai berikut:

1. Para Pendidik Keagamaan Hindu di Pasraman formal dan non-formal serta tenaga Kependidikan.

2. Para ahli yang menjalankan pekerjaan Pendidikan Keagamaan Hindu.

3. Mereka yang menjabat pekerjaan di bidang Pendidikan Keagamaan Hindu.

4. Pensiunan sebagaimana dimkasud pada butir (a), (b), (c) yang tidak menyatakan dirinya keluar dari keanggotaan.

5. Para petugas lain yang erat kaitannya dengan tugas Pendidikan formal maupun non-formal.

6. Mereka yang berijazah Pendidikan Agama Hindu serta umum tetapi wajib beragama Hindu yang tidak bekerja di Bidang Pendidikan Agama Hindu.

IDENTITAS PPPI

1. PPPI (Perkumpulan Pendidik Pasraman Indonesia).

2. Anggota berasal dari Pasraman Hindu formal dan non-formal yang sudah terdaftar dalam PPPI.

3. Anggota PPPI memberikan kontribusi untuk meningkatkan eksistensi Pasraman, mengembangkan pengetahuan dan keilmuan berlandaskan ajaran agama Hindu.

4. Anggota PPPI diberikan kartu anggota (e-card) sebagai tanda bukti keanggotaan

5. PPPI memiliki logo dan motto sebagai identitas Organisasi

6. PPPI didirikan di Indonesia pada tanggal 03 Maret 2021.

VISI

Membangun Insan Pendidik beserta Tenaga Kependidikan yang cerdas, cakap, terampil, rukun, profesional dan sejahtera serta tanggap pada perkembangan Ilmu dan Teknologi berlandaskan ajaran Agama Hindu.

MISI

1. Meningkatkan pemahaman bidang keilmuan berlandaskan ajaran Agama Hindu.

2. Melaksanakan Bidang keilmuan demi kemajuan pasraman baik formal maupun non-formal  

3. Melaksanakan kegiatan pembinaan Pasraman baik formal maupun non-formal sesuai tugas pokok dan fungsi.

4. Meningkatkan kerukunan antar Pendidik Pasraman formal dan non-formal melalui kegiatan simakrama.

5. Meningkatkan profesionalisme kerja dalam menjalankan Tugas pokok dan fungsi.

6. Meningkatkan kwalitas dan mutu pendidikan kepada para Peserta Didik (Sisya) dari semua jenis dan tingkatan.

7. Meningkatkan Kompetensi Pendidik (Acarya) melalui kegiatan seminar, workshop dan diklat, baik yang dilaksanakan secara internal (dalam) maupun eksternal (luar) dan/atau pihak Pemerintah maupun swasta.

8. Meningkatkan kecerdasan serta kepekaan dan/atau tanggap dalam menghadapi tantangan Global dalam revolusi industry 4.0 dan society 5.0 berlandaskan pada Ilmu dan Teknologi yang berkembang.

TUJUAN

1. Mewujudkan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

2. Berperan aktif dalam mewujudkan tujuan nasional pendidikan yaitu mencerdaskan generasi bangsa dan membentuk Sumber Daya Manusia Indonesia seutuhnya yang beririsan dengan tujuan Direktorat Jendral Bimbingan Masyarakat Hindu Kementrian Agama Republik Indonesia yaitu untuk membentuk Generasi Emas Hindu (2045).

3. Menjaga, memelihara, memperjuangkan serta meningkatkan harkat dan martabat Pendidik serta tenaga kependidikan Pasraman formal dan non-formal dalam berbagai bidang baik Pendidikan Hindu, budaya, sosial, lingkungan dan keilmuan.

4. Meningkatkan rasa kebersamaan dan tanggung jawab sebagai Pendidik Pasraman baik formal dan non-formal.

5. Menumbuhkan semangat Pendidik Pasraman untuk meningkatkan kompetensi profesinya sebagai Pendidik serta Tenaga Kependidikan di Pasraman sebagai Tenaga Administrasi yang Profesional di bidangnya.

6. Membantu Pendidik Pasraman formal dan non formal untuk memperoleh layanan informasi kegiatan pelaksanaan pendidikan serta pengembangan karir.

7. Meningkatkan intensitas komunikasi dan tukar informasi di antara Pendidik serta Tenaga Kependidikan Pasraman formal dan non formal se-Indonesia.

8. Membantu Pemerintah dalam hal ini Direktorat Jendral Bimbingan Masyarakat Hindu untuk mensosialisasikan dan/atau mengaplikasikan seluruh kebijakan-kebijakan atau program kerja terkait dengan Pendidikan keagamaan Hindu pada Pasraman formal dan non-formal.

9. Mengembangkan ranah wawasan keilmuan serta inovasi dalam pembelajaran Pendidikan Pasraman dalam revolusi industry 4.0 dan society 5.0.

10. Memfasilitasi komunikasi dengan pihak terkait dalam hal solusi terhadap permasalahan data melalui system baik secara online maupun offline yang ada kaitannya dalam manajemen Pendidikan di Pasraman Hindu secara personal Pendidik dan Tenaga Kependidikannya serta Kelembagaan.

Iuran anggota per tahun dapat ditransfer melalui Rek ......... No. .................  atas nama Perkumpulan Pendidik Pasraman Indonesia (PPPI)

Pendaftaran anggota dapat dilakukan dengan mengisi formulir di link website ini Website Resmi Pasraman.